Dia lahir dalam keadaan sudah ditinggalkan oleh Ayahnya, usia enam tahun ditinggal oleh Ibu tercinta, usia delapan tahun ditinggal Kakek tercinta. Tapi Ia tidak pernah mengeluh, Ia tidak pernah putus asa, Ia tegar setegar karang. Ia jalani hidup dengan kesederhanaan, bagaimana mungkin Ia bisa hidup seperti anak zaman sekarang, orang tua saja dia tidak punya, maka pada usia dua belas tahun ia sudah mulai ikut berdagang dengan sang paman yang selama ini merawatnya.
Ia sengaja ikut berdagang karena tidak mau menjadi beban sang paman. Inilah contoh bagi mereka yang tidak punya orang tua, untuk bisa hidup tidaklah harus meminta-minta tapi berusaha dengan berbisnis, Allah pasti memberikan jalan keluar dari kesulitan hidup.
Ia Sang penyalamat dari kerusuhan
Suatu hari mekkah dilanda banjir yang besar, dan hajar aswad (batu hitam) yang dianggap suci masyarakat pada waktu itu, keluar dari tempat asalnya. Maka setiap kelompok berebut untuk bisa meletakkan kembali hajar aswad pada tempatnya semula, karena pada saat itu bagi kelompok yang bisa meletakkan hajar aswad pada tempatnya semula menjadi sebuah kehormatan.
Semua kelompok yang ada ingin meletakkan hajar aswad tersebut, dan semua bersitegang untuk mendapatkan hak itu. Jika tidak ada usul dari seseorang, sudah bisa dipastiakan kerusuhan pun terjadi. Tapi dalam keadaan tegang tersebut, seseorang berusul biarlah yang mengembalikan hajar aswad ketempat semula orang yang pertama besok memasuki Masjidil Haram.
Dan setelah keesokan hari tiba ternyata orang yang pertama masuk Masjidil Haram itu adalah Muhammad, maka mereka pun mempersilahkan beliau untuk mengangkat hajar aswad itu ketempatnya semula. Beliau pun kemudian mengambil surbannya dan mengangkat hajar aswad itu ke sorbannya, setelah itu beliau meminta setiap kepala kelompok untuk mewakili kelompoknya mengangkat sorban dan meletakkan hajar aswad pada tempat semula, semuanya merasa puas dan tidak merasa direndahkan. This is amazing idea.
Pada usia dua lima tahun ia menikahi Khadijah yang usianya lima belas tahun diatasnya.Dari pernikahan ini ia dikaruniai empat orang putri dan dua orang putra, tapi semua putranya wafat pada usia anak-anak. Sedangkan yang putri sampai mereka berkeluarga. Tapi beliau hanya punya cucu dari pitrinya yang bungsu Fatimah yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib yang kemudian keturunan ini kita kenal dengan Ahlul bait.
Usia yang menentukan
Usia empat puluh tahun beliau diangkat Allah sebagai pembawa risalah, ditandai dengan turunnya surat Al-Alaq ayat satu sampai dengan lima. Usia ini katanya memang usia paling matang dari seseorang manusia terutama laki-laki, tapi tentunya apa yang terjadi pada diri Rasulullah semuanya sudah diatur oleh Allah SWT. Inilah awal perubahan hidup rasulullah, stelah menerima wahyu pertama hidupnya hanya mengajak manusia bertahuid kepada Allah semata.
Da’wah dimekkah tidak begitu mulus, akhirnya lewat perintah Allah beliau hijrah ke madinnah, dan disini Islam mendapat sambutan yang luar biasa.Dan menyebarlah Islam keseluruh penjuru negeri sampai pada akhirnya tiba di negeri kita Indonesia. Dan kita menjadi bagian orang yang menyambut da’wah Rasulullah itu, amiin.
Ketika Rasul wafat beliau tidak meninggalkan harta, yang beliau tinggalkan hanya Al-Qur’an dan Hadits-Hadits beliau. Karena beliau yakin bahwa hanya dua pedoman itu yang bisa menyelamatkan ummatnya.
Ya Rasul sungguh tidak layak tulisan ini, begitu agungnya engakau bukan hanya manusia yang memuji engkau tapi Sang Khalik Allah SWT yang memuji engkau ya Rasul. Ya Rasul Maafkan jika tuliasan ini salah, ku buat tulisan ini karena aku ingin memberikan kado untukmu, dan yang bisa kupersembahkan hanya tulisan yang tidak bermutu ini. Ya Rasul akuilah kami menjadi ummatmu, karena kami tidak bisa bayangkan andai engkau tidak mengakui kami sebagai ummatmu.
Allahumma shollii alaa Muhammad.
Minggu, 21 Februari 2010
Kamis, 22 Oktober 2009
SERTIFIKASI DAN PROFESIONALISME GURU
Pendahuluan
“Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Sertifikasi guru bertujuan untuk: (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional, (2) meningkatkan proses dan hasil pembelajaran, (3) meningkatkan kesejahteraan guru, serta (4) meningkatkan martabat guru; dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu”.
Begitu tinggi dan luhur tujuan dari sertifikasi sehingga pemerintah membuat banyak program untuk bisa mewujudkan tujuan tersebut diatas, dari mulai pengumpulan porto folio sampai dengan PLPG bagi guru yang tidak mencapai point sampai 850.
Alhamdulillah banyak sekali kawan-kawan yang sudah mengikuti sertifikasi ini dan tentunya adalah mereka telah mendapatkan haknya sesuai dengan tujuan sertifikasi nomor tiga.
Persoalan berikutnya adalah sudah propesionalkah guru-guru yang sudah disertifikasi itu ?.Tentunya jawabannya kembali kepada institusi yang memberikan sertifikat dan individu masing-masing.
Mengapa perlu sertifikasi ?
Menurut beberapa kalangan, mutu pendidikan di indonesia masih rendah,indikatornya antara lain :
Pertama, lulusan dari sekolah dan perguruan tinggi yang belum siap memasuki dunia kerja karena minimnya kompetensi yang dimiliki. Bekal kecakapan yang diperoleh di lembaga pendidikan belum memadai untuk digunakan secara mandiri, karena yang terjadi di lembaga pendidikan hanya transfer of knowledge semata yang mengakibatkan anak didik tidak inovatif, kreatif bahkan tidak pandai dalam menyiasati persoalan-persoalan di seputar lingkungannya.
Kedua, Peringkat indeks pengembangan manusia (Human Development Index) masih sangat rendah. Menurut data tahun 2004, dari 117 negara yang disurvei Indonesia berada pada peringkat 111 dan pada tahun 2005 peringkat 110 dibawah Vietnam yang berada di peringkat 108.
Ketiga, Mutu akademik di bidang IPA, Matematika dan Kemampuan Membaca sesuai hasil penelitian Programme for International Student Assesment (PISA) tahun 2003 menunjukan bahwa dari 41 negara yang disurvei untuk bidang IPA, Indonesia berada pada peringkat 38, untuk Matematika dan kemampuan membaca menempati peringkat 39.
Keempat, sebagai konsekuensi logis dari indikator-indikator diatas adalah penguasaan terhadap IPTEK dimana kita masih tertinggal dari negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Pada akhirnya guru merupakan salah satu faktor dalam peningkatan mutu ini, sehingga pemerintah perlu meningkatkan kualitas gurunya, maka lahirlah undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen (UUGD), dan peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi guru dalam jabatan.
Guru Propesional ala Rasulullah
Rasulullah adalah guru utama di dunia ini, Ia adalah guru yang sangat dicintai murid-muridnya.Banyak pakar pendidikan yang menjelaskan tentang guru profesional, saya tidak akan menuliskan itu, banyak sumber yang bisa kita baca.Tapi saya ingin menuliskan bukti nyata dari kesuksesaian guru agung yaitu Rasulullah. Ada beberapa sifat mulia yang Rasulullah ajarkan manakala kita ingin menjadi guru yang profesional, yaitu :
1. Ikhlas dalam mengajar dan menanamkan nilai ini kepada peserta didik kita.Kalau setelah sertifikasi tidak ada perubahan niat maka yang kita dapatkan hanya penambahan nominal saja tanpa ada penambahan amal.
2. Jujur dalam mengajar dan menanamkan sifat ini kepada peserta didik, jangan pernah malu mengatakan tidak bisa ketika ada pertanyaan dari siswa, yang tidak bisa kita jawab pada saat itu,dari pada kita menjawab dengan asal-asalan lebih baik kita katakan maaf ini menjadi pekerjaan rumah bagi saya dan puji anak tersebut sehingga mereka tidak akan mencemooh kita.Karena dunia kita adalah dunia ilmiyah yang dipakai adalah nalar bukan ego.
3. Perkataan dan perbuatan kita harus selaras, guru profesional tidak berani mengatakan sesuatu sementara ia belum pernah melakukannya.Dan apabila dia berani mengatakan sesuatu yang didasarkan pada kebohongan maka itu akan menjatuhkan martabatnya sendiri.
4. Adil dan egaliter, guru yang profesional tidak pernah membeda-bedakan muridnya, karena ia punya prinsip semuanya punya hak yang sama yaitu memperoleh ilmu dan kebaikan dari dirinya.
5. Guru profesional adalah guru yang punya akhlak mulia dan mengajarkan akhlak ini kepada peserta didik.
6. Tawadhu, guru yang profesional tidak akan mengannggap dirinya hebat, ia sama dengan peserta didik sebagai makhluk Tuhan yang harus mengabdi padaNYA.
7. Berani untuk mengakui kesalahan apabila dalam kegiatan belajar mengajar terjadi kekeliruan terhadap ilmu yang disampaikan pada peserta didiknya.
8. guru yang profesional adalah guru yang punya jiwa humor yang sehat sehingga kelas terasa cair, menyenangkan dan jauh dari rasa jenuh.
9. Guru profesinal adalah mereka yang sabar dan menahan amarah, kita harus paham bahwa yang kita hadapi adalah makhluk hidup dengan karakter yang berbeda-beda, kita tidak bisa menangani banyak peserta didik dengan satu cara.
10. Guru propesional adalah guru yang mampu menjaga lisannya dari perkataan-perkataan yang tidak bermanfaat.
11. Guru yang profesional adalah guru yang sinergi dan musyawarah dengan komponen lainnya dalam rangka peningkatan mutu pendidikan disekolahnya.
Dengan sifat-sifat inilah Rasulullah sukses menjadi guru utama dan mendapatkan pengakuan yang luar biasa dari murid-muridnya yaitu para sahabat, yang juga telah menjadi murid-murid terbaik Rasulullah. bahkan Dr.Muhammad Syafii Antonio, M.Ec menuliskan dalam bukunya “Muhammad SAW The super Leader and Super Manager “ dua puluh metode dan tehnik pengajaran Rasulullah SAW yang kita bisa gunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Jadi tanpa sertifikasi kita semua bisa jadi guru propesional, asal ada kemauan untuk itu.Karena yang penulis perhatikan setelah para guru lulus sertifikasi maka bahan diskusinya adalah kapan tunjangan itu cair (ini konsekuensi dari tujuan sertifikasi nomor tiga itu lho ), bukan bagaimana cara pengembangan diri supaya mengajarnya dari hari kehari semakin baik.
Oleh karenanya harus ada program yang berkelanjutan untuk menjaga keprofesinal para guru ini, bisa dari pusat, daerah atau lembaga dimana guru tersebut mengajar, sehingga setiap saat guru di bekali ilmu baru dan tidak ketinggalan jaman. Apa lagi di dunia yang pada saat ini sedang di galakkan penggunaan IT, menjadi sebuah keharusan bagi guru menguasai dunia IT ini dikarenakan banyak sekali bahan ajar yang kita bisa dapatkan dari sini.Ketahuilah kemulian guru bukan pada berapa besar nominal yang kita terima, kemulian guru adalah ketika kita melihat peserta didik kita kelak menjadi pemimpin bangsa yang jujur, adil, arif dan bijaksana.Amiin
“Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Sertifikasi guru bertujuan untuk: (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional, (2) meningkatkan proses dan hasil pembelajaran, (3) meningkatkan kesejahteraan guru, serta (4) meningkatkan martabat guru; dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu”.
Begitu tinggi dan luhur tujuan dari sertifikasi sehingga pemerintah membuat banyak program untuk bisa mewujudkan tujuan tersebut diatas, dari mulai pengumpulan porto folio sampai dengan PLPG bagi guru yang tidak mencapai point sampai 850.
Alhamdulillah banyak sekali kawan-kawan yang sudah mengikuti sertifikasi ini dan tentunya adalah mereka telah mendapatkan haknya sesuai dengan tujuan sertifikasi nomor tiga.
Persoalan berikutnya adalah sudah propesionalkah guru-guru yang sudah disertifikasi itu ?.Tentunya jawabannya kembali kepada institusi yang memberikan sertifikat dan individu masing-masing.
Mengapa perlu sertifikasi ?
Menurut beberapa kalangan, mutu pendidikan di indonesia masih rendah,indikatornya antara lain :
Pertama, lulusan dari sekolah dan perguruan tinggi yang belum siap memasuki dunia kerja karena minimnya kompetensi yang dimiliki. Bekal kecakapan yang diperoleh di lembaga pendidikan belum memadai untuk digunakan secara mandiri, karena yang terjadi di lembaga pendidikan hanya transfer of knowledge semata yang mengakibatkan anak didik tidak inovatif, kreatif bahkan tidak pandai dalam menyiasati persoalan-persoalan di seputar lingkungannya.
Kedua, Peringkat indeks pengembangan manusia (Human Development Index) masih sangat rendah. Menurut data tahun 2004, dari 117 negara yang disurvei Indonesia berada pada peringkat 111 dan pada tahun 2005 peringkat 110 dibawah Vietnam yang berada di peringkat 108.
Ketiga, Mutu akademik di bidang IPA, Matematika dan Kemampuan Membaca sesuai hasil penelitian Programme for International Student Assesment (PISA) tahun 2003 menunjukan bahwa dari 41 negara yang disurvei untuk bidang IPA, Indonesia berada pada peringkat 38, untuk Matematika dan kemampuan membaca menempati peringkat 39.
Keempat, sebagai konsekuensi logis dari indikator-indikator diatas adalah penguasaan terhadap IPTEK dimana kita masih tertinggal dari negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Pada akhirnya guru merupakan salah satu faktor dalam peningkatan mutu ini, sehingga pemerintah perlu meningkatkan kualitas gurunya, maka lahirlah undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen (UUGD), dan peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi guru dalam jabatan.
Guru Propesional ala Rasulullah
Rasulullah adalah guru utama di dunia ini, Ia adalah guru yang sangat dicintai murid-muridnya.Banyak pakar pendidikan yang menjelaskan tentang guru profesional, saya tidak akan menuliskan itu, banyak sumber yang bisa kita baca.Tapi saya ingin menuliskan bukti nyata dari kesuksesaian guru agung yaitu Rasulullah. Ada beberapa sifat mulia yang Rasulullah ajarkan manakala kita ingin menjadi guru yang profesional, yaitu :
1. Ikhlas dalam mengajar dan menanamkan nilai ini kepada peserta didik kita.Kalau setelah sertifikasi tidak ada perubahan niat maka yang kita dapatkan hanya penambahan nominal saja tanpa ada penambahan amal.
2. Jujur dalam mengajar dan menanamkan sifat ini kepada peserta didik, jangan pernah malu mengatakan tidak bisa ketika ada pertanyaan dari siswa, yang tidak bisa kita jawab pada saat itu,dari pada kita menjawab dengan asal-asalan lebih baik kita katakan maaf ini menjadi pekerjaan rumah bagi saya dan puji anak tersebut sehingga mereka tidak akan mencemooh kita.Karena dunia kita adalah dunia ilmiyah yang dipakai adalah nalar bukan ego.
3. Perkataan dan perbuatan kita harus selaras, guru profesional tidak berani mengatakan sesuatu sementara ia belum pernah melakukannya.Dan apabila dia berani mengatakan sesuatu yang didasarkan pada kebohongan maka itu akan menjatuhkan martabatnya sendiri.
4. Adil dan egaliter, guru yang profesional tidak pernah membeda-bedakan muridnya, karena ia punya prinsip semuanya punya hak yang sama yaitu memperoleh ilmu dan kebaikan dari dirinya.
5. Guru profesional adalah guru yang punya akhlak mulia dan mengajarkan akhlak ini kepada peserta didik.
6. Tawadhu, guru yang profesional tidak akan mengannggap dirinya hebat, ia sama dengan peserta didik sebagai makhluk Tuhan yang harus mengabdi padaNYA.
7. Berani untuk mengakui kesalahan apabila dalam kegiatan belajar mengajar terjadi kekeliruan terhadap ilmu yang disampaikan pada peserta didiknya.
8. guru yang profesional adalah guru yang punya jiwa humor yang sehat sehingga kelas terasa cair, menyenangkan dan jauh dari rasa jenuh.
9. Guru profesinal adalah mereka yang sabar dan menahan amarah, kita harus paham bahwa yang kita hadapi adalah makhluk hidup dengan karakter yang berbeda-beda, kita tidak bisa menangani banyak peserta didik dengan satu cara.
10. Guru propesional adalah guru yang mampu menjaga lisannya dari perkataan-perkataan yang tidak bermanfaat.
11. Guru yang profesional adalah guru yang sinergi dan musyawarah dengan komponen lainnya dalam rangka peningkatan mutu pendidikan disekolahnya.
Dengan sifat-sifat inilah Rasulullah sukses menjadi guru utama dan mendapatkan pengakuan yang luar biasa dari murid-muridnya yaitu para sahabat, yang juga telah menjadi murid-murid terbaik Rasulullah. bahkan Dr.Muhammad Syafii Antonio, M.Ec menuliskan dalam bukunya “Muhammad SAW The super Leader and Super Manager “ dua puluh metode dan tehnik pengajaran Rasulullah SAW yang kita bisa gunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Jadi tanpa sertifikasi kita semua bisa jadi guru propesional, asal ada kemauan untuk itu.Karena yang penulis perhatikan setelah para guru lulus sertifikasi maka bahan diskusinya adalah kapan tunjangan itu cair (ini konsekuensi dari tujuan sertifikasi nomor tiga itu lho ), bukan bagaimana cara pengembangan diri supaya mengajarnya dari hari kehari semakin baik.
Oleh karenanya harus ada program yang berkelanjutan untuk menjaga keprofesinal para guru ini, bisa dari pusat, daerah atau lembaga dimana guru tersebut mengajar, sehingga setiap saat guru di bekali ilmu baru dan tidak ketinggalan jaman. Apa lagi di dunia yang pada saat ini sedang di galakkan penggunaan IT, menjadi sebuah keharusan bagi guru menguasai dunia IT ini dikarenakan banyak sekali bahan ajar yang kita bisa dapatkan dari sini.Ketahuilah kemulian guru bukan pada berapa besar nominal yang kita terima, kemulian guru adalah ketika kita melihat peserta didik kita kelak menjadi pemimpin bangsa yang jujur, adil, arif dan bijaksana.Amiin
Jumat, 31 Juli 2009
RAMADHAN SEBENTAR LAGI TIBA
Sebentar lagi Ramadhan tiba,apa yang telah kita persiapkan untuk menyambutnya.Rasulullah bersabda " barang siapa yang senang/gembira dengan datangnya bulan Ramdhan Allah mengharamkan jasadnya disentuh oleh api neraka".Inilah adalah kabar gembira bagi kita tapi persoalannya adalah sudahkan kita gembira dengan datangnya Ramadhan,mana bukti kegembiraan itu,sebab orang yang gembira akan kedatangan tamu misalnya,dia akan mempersiapkan diri sebaik mungkin supaya tamunya tidak kecewa sudahkan kita seperti itu.
Apa yang telah kita persiapkan untuk menyambut bullan seribu ampunan itu,apa yang telah kita persiapkan untuk menyambut bulan sejuta pahala itu,apa yang telah kita persiapkan untuk bulan semilyar kebaikan itu.
Bukan hanya sekedar gembira tapi mari kita persiapkan segalanya untuk menyambut bulan yang penuh barokah itu,dengan fisik,dengan ilmu,dengan iman,dan dengan segala hal yang kita mampu melakukannya.
Apa yang telah kita persiapkan untuk menyambut bullan seribu ampunan itu,apa yang telah kita persiapkan untuk menyambut bulan sejuta pahala itu,apa yang telah kita persiapkan untuk bulan semilyar kebaikan itu.
Bukan hanya sekedar gembira tapi mari kita persiapkan segalanya untuk menyambut bulan yang penuh barokah itu,dengan fisik,dengan ilmu,dengan iman,dan dengan segala hal yang kita mampu melakukannya.
Jumat, 22 Mei 2009
SELALU ADA KEBAIKAN
Banyak orang mengatakan bahwa perbuatan baik hanya bisa dilakukan di masjid,majlis ta'lim dan tempat-tempat baik lainnya.Ketahuilah untuk berbuat baik tidak harus mencari tempat-tempat yang saya sebutkan tadi.Karena perbuatan baik tidak pernah mengenal tempat dan waktu,berbuat baik bisa kita lakukan dimana saja.Lalu bagaimana supaya perbuatan itu baik,ikutilah hal-hal berikut ini:
- Niatkan pekerjaan kita karena Allah
- Selalu berfikir untuk memberikan kebahagian kepada orang lain
- Setidak-tidaknya ketika kita tidak bisa berbuat baik,jangan sampai melakukan perbuatan buruk
- Berbuat baik dari hal yang paling kecil
- Selalu berfikir positif kepada siapapun.
Senin, 04 Mei 2009
BUATLAH DIRIMU BAHAGIA
Buatlah dirimu bahagia
Betapa setiap orang menginginkan kebahagian,dengan berbagai cara ia lakukan supaya hidupnya bahagia,dan tidak sedikit dari kita memperoleh kebahagian itu hanya semu belaka.Al-Qur’an menginformasikan kepada kita dalam surat Al-Imran ayat 14 kecenderungan kebahagian itu diukur dengan materi yaitu,wanita,anak-anak,harta benda berupa emas dan perak,kendaraan mewah,binatang ternak (jabatan/kekuasaan),dan kebun yang luas(tempat tinggal yang mewah/luas).
Tapi ketahuilah ukuran kebahagian yang berupa materi itu tidak selamanya,karena semua itu bersifat temporer.Tidak sedikit suami yang kecewa dengan isterinya,orang tua kecewa dengan anak-anaknya,harta benda bukan menyelamatkan tapi malah buat susah pemiliknya,semua itu terkadang membuat sesak dada pemiliknya.
Membuat hidup bahagia tidak usah mencari dari luar,carilah kebahagian itu dari dalam diri kita.Kita punya aqal dan hati,dua komponen ini sesungguhnya yang bisa membuat kita bahagia,ketika aqal selalu membimbing hati pada jalan yang baik itulah kebahagian sesungguhnya.Makanya Allah dalam ayat ke 15 menjelaskan kepada kita sesungguhnya bagi orang-orang yang taqwa ada kebahagian yang hakiki dari pada semua yang berupa materi itu,yakni surge Allah SWT.
Surga Allah tidak akan diberikan kepada orang yang hatinya dituntun nafsu tapi di berikan kepada orang yang hatinya dituntun oleh aqal.Oleh sebab itu jangan terlalu terpukau dengan gemerlapnya dunia karena semuanya adalah menipu,ia kesenangan sementara,banyak orang bergelimang harta tapi tidak bahagia,banyak orang mempunyai banyak jabatan tapi tidak bahagia,dan banyak orang yang hidupnya tidak bergelimang harta,tidak punya jabatan tapi mereka bahagia.Kenapa ini terjadi karena kebahagian yang hakiki tidak datang dari luar tapi justru datang dari dalam.Mulai sekarang buatlah dirimu bahagia dengan cara memperbanyak memberikan kebahagian kepada orang disekitarmu.
Betapa setiap orang menginginkan kebahagian,dengan berbagai cara ia lakukan supaya hidupnya bahagia,dan tidak sedikit dari kita memperoleh kebahagian itu hanya semu belaka.Al-Qur’an menginformasikan kepada kita dalam surat Al-Imran ayat 14 kecenderungan kebahagian itu diukur dengan materi yaitu,wanita,anak-anak,harta benda berupa emas dan perak,kendaraan mewah,binatang ternak (jabatan/kekuasaan),dan kebun yang luas(tempat tinggal yang mewah/luas).
Tapi ketahuilah ukuran kebahagian yang berupa materi itu tidak selamanya,karena semua itu bersifat temporer.Tidak sedikit suami yang kecewa dengan isterinya,orang tua kecewa dengan anak-anaknya,harta benda bukan menyelamatkan tapi malah buat susah pemiliknya,semua itu terkadang membuat sesak dada pemiliknya.
Membuat hidup bahagia tidak usah mencari dari luar,carilah kebahagian itu dari dalam diri kita.Kita punya aqal dan hati,dua komponen ini sesungguhnya yang bisa membuat kita bahagia,ketika aqal selalu membimbing hati pada jalan yang baik itulah kebahagian sesungguhnya.Makanya Allah dalam ayat ke 15 menjelaskan kepada kita sesungguhnya bagi orang-orang yang taqwa ada kebahagian yang hakiki dari pada semua yang berupa materi itu,yakni surge Allah SWT.
Surga Allah tidak akan diberikan kepada orang yang hatinya dituntun nafsu tapi di berikan kepada orang yang hatinya dituntun oleh aqal.Oleh sebab itu jangan terlalu terpukau dengan gemerlapnya dunia karena semuanya adalah menipu,ia kesenangan sementara,banyak orang bergelimang harta tapi tidak bahagia,banyak orang mempunyai banyak jabatan tapi tidak bahagia,dan banyak orang yang hidupnya tidak bergelimang harta,tidak punya jabatan tapi mereka bahagia.Kenapa ini terjadi karena kebahagian yang hakiki tidak datang dari luar tapi justru datang dari dalam.Mulai sekarang buatlah dirimu bahagia dengan cara memperbanyak memberikan kebahagian kepada orang disekitarmu.
Selasa, 07 April 2009
Sekali lagi kematian itu rahasia Allah
Jatuhnya pesawat Fokker 27 telah membuat pilu para keluarga yang ditinggalkan oleh para putra terbaik bangsa ini yang sedang mengadakan latihan,semoga mereka mendapatkan tempat yang layak didisisi Allah SWT.Dan bagi keluarga yang ditinggalkan mudah-mudahan diberikan kesabaran.
Kematian bagaimanapun caranya itu adalah rahasia Allah yang harus kita imani.Tidak ada manusia merencanakan matinya harus ditempat tidur,dimedan perang,sedang sholat dan lain sebagainya.Tapi ketahuilah bahwa mati seseorang tentu sesuai dengan amal perbuatannya ketika di dunia,seorang ahli ibadah innsyaallah dia mati dalam keadaan ibadah,dan seorang pekerja dosa ia pun mati dalam keadaan dosa (naudzubillah).
Kematian adalah pintu dan setiap orang pasti akan memasukinya,setiap yang bernyawa pasti mengalami kematian.Bagi ummat Islam yang dipersoalkan bukan matinya tapi apa yang akan dibawa untuk mati.Al-Qur'an menginformasikan kepada kita bahwa bekal yang harus dipersiapkan kita adalah TAQWA.
Taqwa adalah bekal yang harus dipersiapkan seorang muslim banyak ayat al-qur'an yang menginformasikan kita tentang hal ini.Seorang muslim jika sudah mendapat kriteria taqwa artinya dia adalah makhluk yang dicintai Allah,apabila kita dicintai Allah maka surga bukan lagi keinginan tapi dengan sendirinya ia akan diberikan kepada kita.
Bukankah kita selalu memberikan apapun kepada orang yang kita cintai,dan ingatlah sesungguhnya ibadah kita tidak cukup untuk membeli surga sebanyak apapun,manusia masuk surga dikarenakan RAHMAT Allah,yakinlah dengan itu.
Kematian bagaimanapun caranya itu adalah rahasia Allah yang harus kita imani.Tidak ada manusia merencanakan matinya harus ditempat tidur,dimedan perang,sedang sholat dan lain sebagainya.Tapi ketahuilah bahwa mati seseorang tentu sesuai dengan amal perbuatannya ketika di dunia,seorang ahli ibadah innsyaallah dia mati dalam keadaan ibadah,dan seorang pekerja dosa ia pun mati dalam keadaan dosa (naudzubillah).
Kematian adalah pintu dan setiap orang pasti akan memasukinya,setiap yang bernyawa pasti mengalami kematian.Bagi ummat Islam yang dipersoalkan bukan matinya tapi apa yang akan dibawa untuk mati.Al-Qur'an menginformasikan kepada kita bahwa bekal yang harus dipersiapkan kita adalah TAQWA.
Taqwa adalah bekal yang harus dipersiapkan seorang muslim banyak ayat al-qur'an yang menginformasikan kita tentang hal ini.Seorang muslim jika sudah mendapat kriteria taqwa artinya dia adalah makhluk yang dicintai Allah,apabila kita dicintai Allah maka surga bukan lagi keinginan tapi dengan sendirinya ia akan diberikan kepada kita.
Bukankah kita selalu memberikan apapun kepada orang yang kita cintai,dan ingatlah sesungguhnya ibadah kita tidak cukup untuk membeli surga sebanyak apapun,manusia masuk surga dikarenakan RAHMAT Allah,yakinlah dengan itu.
Jumat, 03 April 2009
SUBHANALLAH
Semalam Saya menonton tayangan Kickandy tentang orang-orang yang secara fisik mereka punya kekurangan yaitu diberikan Allah tubuh yang kerdil.Ada semangat yang luar biasa yang ditampilkan acara ini,yaitu tubuh yang kerdil tidak pernah menghalangi mereka untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi mereka dan keluarganya.Walaupun ada disebagian mereka yang asalnya tidak bisa tewrima dengan kondisi ini,tapi setelah mereka menyadari bahwa Allah menciptakan sesuatu itu tidak sia-sia,mereka pun kemudian bangkit dan mensyukuri apa yang telah Allah berikan pada mereka.
Allah menciptakan manusia boleh jadi kurang dalam satu sisi tapi dia melebihkannya dalam hal lain.Banyak orang yang tidak bisa melihat tapi lebih awas dari yang punya mata,banyak orang tuli tapi lebih mendengar daripada yang punya telinga.Ketahuilah sesungguhnya apapun yang Allah berikan kepada kita itulah yang terindah yang harus kita syukuri.
Kekurangan pisik bukan halangan untuk berfrestasi,lakukan apa yang kita bisa lakukan dan itu bermanfaat bagi kita dan orang lain
Allah menciptakan manusia boleh jadi kurang dalam satu sisi tapi dia melebihkannya dalam hal lain.Banyak orang yang tidak bisa melihat tapi lebih awas dari yang punya mata,banyak orang tuli tapi lebih mendengar daripada yang punya telinga.Ketahuilah sesungguhnya apapun yang Allah berikan kepada kita itulah yang terindah yang harus kita syukuri.
Kekurangan pisik bukan halangan untuk berfrestasi,lakukan apa yang kita bisa lakukan dan itu bermanfaat bagi kita dan orang lain
Rabu, 01 April 2009
MUSIBAH TANPA HENTI

Belum selesai penanganan korban situ gintung kebali Allah menguji bangsa ini dengan kasus banjir bandang di sumatra barat.Saya teringat firman Allah "Allah tidak akan mengazab suatu bangsa kalau masih ada yang mau beristigfar",tapi apa yang terjadi istighosah jalan terus bencana pun terus datang.Ada beberapa hal yang penulis ingin sampaikan pada tulisan ini:
- Istighosah yang kita lakukan boleh jadi hanya sekedar pemanis bibir saja tidak masuk kedalam hati dan tidak pernah merubah kelakuan kita,maksiat jalan terus,mendholimi orang jalan terus,menyakiti orang jalan terus dan perbuatan negatif lainnya.
- Para pemimpin bangsa ini sibuk dengan pencintraan diri masing-masing dan tidak mengabaikan rakyat jelata,musibah jadi ajang kampanye untuk menarik simpati,menolong bukan karena Allah tapi ketika pemilu mereka ingin suara rakyat yang tertindas itu.
- Menolong tidak harus jadi pejabat,menolong tidak harus kaya,menolong tidak harus punya partai,menolong tidak harus dibalas,menolong ikhlas karena ingin mendapatkan ridha Allah dan semata-mata ingin meringankan beban sesama.
- Ketahuilah bahwa ketika kita meringankan beban sesama Allah akan memperhatikan kita,tapi kalau tujuan kita semata duniawi,penghormatan,kedudukan boleh jadi itupun akan Allah berikan tapi diakhirat mereka termasuk orang yang tidak mendapatkan apa-apa.
Kamis, 26 Maret 2009
Ikhlas

Ikhlas adalah membersihkan segala amal perbuatan kita dari segala sesuatu yang berbau dunia hanya karena mengharap ridha Allah SWT.Ikhlas adalah membersihkan niat,membersihkan tujuan,membersihkan amal hanya bertujuan ingin dicintai Allah bukan karena manusia.Ikhlas adalah kekuatan seorang muslim dalam kesuksesan ibadahnya,jika tidak ikhlas maka amal seorang muslim hanya akan sia-sia saja.Seorang muslim meyakini dengan sepenuh hati bahwa tidak ada artinya beribadah jika tidak ada keikhlasan.
Kita pernah mendengar seorang wanita yang tuna susila dijamin masuk surga karena ia menolong seekor anjing yang sedang kehausan.Seorang manusia dijamin masuk surga karena dia membuang duri ditengan jalan,ketika ditanyakan oleh sahabat kepada Nabi,Beliau bertutur karena orang tersebut begitu ikhlas membuang duri tersebut,karena takut melukai orang.Itulah kehebatan ikhlas.
Tetapi banyak sekali penyakit yang bisa menghalangi keikhlasan seseorang dalam beramal,disitu ada riya,ada sum'ah,ada ujub dan penyakit lainnya.Oleh sebab itu mari kita bersihkan amal dari semua penyakit itu supaya kita memperoleh ikhlas.
Senin, 23 Maret 2009
Senyumlah
Suatu hari sahabat datang kepada Rasul,ya Rasul sungguh beruntung orang kaya,mereka bisa bersedeqah dengan kekayaannya itu.Rasul menjawab dengan tersenyum semua kita bisa besedeqah,bagaimana dengan kami yang miskin ini bisa bersedeqah ya Rasul.Rasul kembali menjawab,setiap bacaan tasbih adalah sedeqah,bacaan tahmid adalah sedeqah,bacaan tahlil adalah sedeqah,bahkan seorang suami yang mempergauli isterinya adalah sedeqah.
Begitulah Islam memberikan kemudahan kepada ummatnya,jika kita mampu memberikan sedeqah kepada orang lain dengan harta,berikanlah karena itu adalah kebaikan.Apabila kita bisa memberikan sesuatu ilmu kepada orang lain berikanlah karena itu juga kebaikan.Kalaupun tidak ada yang bisa kita berikan untuk orang lain berikanlah sedeqah untuk kita sendiri dengan memperbanyak bacaan tasbih,tahmid dan tahlil serta takbir.
Rasulullah mengatakan senyum seseorang kepada saudaranya sehingga saudaranya menjadi senang dengan senyumnya itupun adalah ibadah.Oleh sebab itu sesusah apapun hati kita,maka senyumlah,karena senyum itu tidak merugikan kita.Bahkan justru menyehatkan.Sesakit apapun hati kita tersenyumlah karena mudah-mudahan orang berprasangka baik terhadap kita,sehingga sakit hati pun akan terobati dengan baik sangka orang lain.
Begitulah Islam memberikan kemudahan kepada ummatnya,jika kita mampu memberikan sedeqah kepada orang lain dengan harta,berikanlah karena itu adalah kebaikan.Apabila kita bisa memberikan sesuatu ilmu kepada orang lain berikanlah karena itu juga kebaikan.Kalaupun tidak ada yang bisa kita berikan untuk orang lain berikanlah sedeqah untuk kita sendiri dengan memperbanyak bacaan tasbih,tahmid dan tahlil serta takbir.
Rasulullah mengatakan senyum seseorang kepada saudaranya sehingga saudaranya menjadi senang dengan senyumnya itupun adalah ibadah.Oleh sebab itu sesusah apapun hati kita,maka senyumlah,karena senyum itu tidak merugikan kita.Bahkan justru menyehatkan.Sesakit apapun hati kita tersenyumlah karena mudah-mudahan orang berprasangka baik terhadap kita,sehingga sakit hati pun akan terobati dengan baik sangka orang lain.
Jumat, 20 Maret 2009
KATANYA PESTA RAKYAT
Minggu-minggu ini kita kembali dihadapkan pada satu masa yang kata orang pintar mereka sebut pesta demokrasi/pesta rakyat.Para caleg dengan berbagai tipe/cara berusaha untuk menarik simpati rakayat.Ada yang berjanji dengan berbagai macam kebutuhan yang memang diinginkan oleh rakyat,sembako murah,biaya kesehatan murah sampai pada pendidikan gratis.Semua itu biasa terjadi pada masa-masa kampanye,tapi sestelah itu apa yang terjadi?.Rakyat hanya dijadikan komoditas politik saja,ada calon yang berfoto dengan rakyat miskin padahal kalau sudah jadi manamau mereka bertemu dengan rakyat pinggiran ini.Caleg lebih banyak mengobral janji daripada menjelaskan visi dan misinya.
Ketahuilah kawan jabatan itu adalah amanah yang akan Allah pertanyakan kepada anda kelak,ketika anda memegang amanah itu tidak tepat,bahkan menyengsarakan rakyat maka Allah akan murka pada anda.Boleh jadi anda jadi pejabat,tapi jabatan itu tidak memberikan manfaat pada anda dan masyarakat lainya.
Senin, 16 Maret 2009
Dibalik kesusahan pasti ada kemudahan
Hidup memang terkadang susah,bahagia,sedih,senang dan lain sebagainya.Tidak ada manusia yang sedih selamanya,juga tidak ada manusia yang selamanya bahagia.Itulah kehidupan,tapi tentunya semuanya tergantung setiap orangnya.Ada orang yang ditimpa musibah tapi tetap dia bisa tegar karena dia yakin pasti ada jalan keluar dari persoalan yang dihadapinya.Tapi ada juga manusia yang baru sedikit ditimpa masalah kemudian ia berputus asa seakan-akan Allah tidak sayang kepadanya.
Ketahuilah persualan yang dihadapi manusia tidak akan pernah selesai selama dunia ini masih berputar pada porosnya.Oleh sebab itu,sesungguhnya bukan persoalan yang kita pikirkan,tapi menyelaesaikan persoalan yang harus kita pikirkan.Allah selalu memberikan jalan keluar kepada setiap manusia dari setiap persoalan hidupnya,manakala kita selalu berfikir positif,tapi kalau belum apa-apa kita sudah berfikir negatif maka jalan keluar itu menjadi tertutup karena apapun yang terjadi kepada kita itu terjadi karena hasil pikiran kita.
Oleh sebab itu itu janganlah kita berfikir negatif ketika sedang ditimpa musibah,yakinlah dibalik kesulitan itu pasti ada kemudahan.Dan tentunya selalu berfikir positif terhadap permasalahan yang kita hadapi,karena Allah tidak akan menguji hambanya kecuali sesuai kemampuannya.
Ketahuilah persualan yang dihadapi manusia tidak akan pernah selesai selama dunia ini masih berputar pada porosnya.Oleh sebab itu,sesungguhnya bukan persoalan yang kita pikirkan,tapi menyelaesaikan persoalan yang harus kita pikirkan.Allah selalu memberikan jalan keluar kepada setiap manusia dari setiap persoalan hidupnya,manakala kita selalu berfikir positif,tapi kalau belum apa-apa kita sudah berfikir negatif maka jalan keluar itu menjadi tertutup karena apapun yang terjadi kepada kita itu terjadi karena hasil pikiran kita.
Oleh sebab itu itu janganlah kita berfikir negatif ketika sedang ditimpa musibah,yakinlah dibalik kesulitan itu pasti ada kemudahan.Dan tentunya selalu berfikir positif terhadap permasalahan yang kita hadapi,karena Allah tidak akan menguji hambanya kecuali sesuai kemampuannya.
Senin, 09 Maret 2009
surat dari seorang ayah
Nak,menjadi seorang ayah itu indah dan mulia.Besar kecemasanku menanti kelahiranmu dulu belum hilang hingga saat ini.Kecemasan yang indah karena ia didasari sebuah cinta.Meskipun demikian,ketahuilah,menjadi ayah itu berat dan sulit.Tapi ku akui,betapa sepanjang masa kehadiranmu disisiku,aku seperti menemui makna keberadaanku dan tugas kebapakanku terhadapmu.Sepanjang masa keberadaanmu adalah salah satu masa terindah dan dan paling aku banggakan didepan siapapun.Bahkan dihadapan Tuhan,ketika aku duduk berduaan berhadapan dengan-Nya,hingga saat usia senja ini.
Nak,saat pertama engkau hadir,kucium dan kupeluk engkau seabagai buah cintaku dan ibumu.Sebagai bukti,bahwa aku dan ibumu tak lagi terpisahkan oleh apapun jua.Tapi seiring waktu,ketika engkau suatu kali telah mampu berkata "tidak",timbul kesadaranku siapa engkau sesungguhnya.Engkau bukan milikku,atau milik ibumu.Engkau adalah milik Tuhan,tak ada hakku menuntut pengabdian darimu.Karena pengabdianmu semata-mata seharusnya hanya untuk Tihan.
Sejak saat itu,satu-satunya usahaku adalah mendekatkanmu kepada pemilkmu yang sebenarnya.Tugasku bukan membuatmu dikagumi orang lain,tapi agar engkau dikagumi dan dicintai Tuhan.Inilah usaha terberatku,karena artinya aku harus lebih dulu memberi contoh kepadamu untuk dekat dengan Tuhan.Keinginanku harus lebih dulu sesuai dengan keinginan Tuhan.Agar perjalanmu mendekati-Nya tak lagi terlalu sulit.
Kemudian kita pun memulai perjalan itu berdua,tak pernah engkau kuhindarkan dari kerikil tajam dan lumpur hitam.Aku cuma menggemgam jemarimu dan merapatkan jiwa kita satu sama lain.Agar dapat kau rasakan perjalanan ruhaniyah yang sebenarnya.Saat engkau mengeluh letih berjalan,kukuatkan engkau karena kita tak boleh berhenti.Perjalanan mengenal Tuhan tak kenal lelah dan berhenti.Berhenti berarti mati,inilah kata-kataku tiap kali memeluk dan menghapus air matamu ketika engkau hampir putus asa.
Akhirnya nak,kalau nanti,ketika semua manusia dikumpulkan dihadapan Tuhan,dan kudapai engkau amat jauh dari-Nya,aku akan ikhlas.Karena seperti itulah aku di dunia.Tapi,kalau boleh aku berharap,aku ingin saat itu melihatmu dengan Tuhan.Aku akan bangga,nak,karena itulah bukti semua titipan bisa kita kembalikan kepada pemiliknya.
Nak,saat pertama engkau hadir,kucium dan kupeluk engkau seabagai buah cintaku dan ibumu.Sebagai bukti,bahwa aku dan ibumu tak lagi terpisahkan oleh apapun jua.Tapi seiring waktu,ketika engkau suatu kali telah mampu berkata "tidak",timbul kesadaranku siapa engkau sesungguhnya.Engkau bukan milikku,atau milik ibumu.Engkau adalah milik Tuhan,tak ada hakku menuntut pengabdian darimu.Karena pengabdianmu semata-mata seharusnya hanya untuk Tihan.
Sejak saat itu,satu-satunya usahaku adalah mendekatkanmu kepada pemilkmu yang sebenarnya.Tugasku bukan membuatmu dikagumi orang lain,tapi agar engkau dikagumi dan dicintai Tuhan.Inilah usaha terberatku,karena artinya aku harus lebih dulu memberi contoh kepadamu untuk dekat dengan Tuhan.Keinginanku harus lebih dulu sesuai dengan keinginan Tuhan.Agar perjalanmu mendekati-Nya tak lagi terlalu sulit.
Kemudian kita pun memulai perjalan itu berdua,tak pernah engkau kuhindarkan dari kerikil tajam dan lumpur hitam.Aku cuma menggemgam jemarimu dan merapatkan jiwa kita satu sama lain.Agar dapat kau rasakan perjalanan ruhaniyah yang sebenarnya.Saat engkau mengeluh letih berjalan,kukuatkan engkau karena kita tak boleh berhenti.Perjalanan mengenal Tuhan tak kenal lelah dan berhenti.Berhenti berarti mati,inilah kata-kataku tiap kali memeluk dan menghapus air matamu ketika engkau hampir putus asa.
Akhirnya nak,kalau nanti,ketika semua manusia dikumpulkan dihadapan Tuhan,dan kudapai engkau amat jauh dari-Nya,aku akan ikhlas.Karena seperti itulah aku di dunia.Tapi,kalau boleh aku berharap,aku ingin saat itu melihatmu dengan Tuhan.Aku akan bangga,nak,karena itulah bukti semua titipan bisa kita kembalikan kepada pemiliknya.
Rabu, 04 Maret 2009
JIKA AGAMA BUKAN PRIORITAS
Jika agama bukan prioritas
Hari-hari ini kita mendengar salah satu mahasiswa kita yang sedang belajar di Universitas nanyang Singafur,berusaha melukai profesor pembimbingnya dan setelah itu ia mengakhiri hidupnya dengan cara memotong urat nadinya dan kemudian terjun dari lantai empat yang mengakibat ia meninggal dalam keadaan tragis.Padahal ia salah satu putra terbaik yang telah membawa nama baik bangsa ini,timbul pertanyaan mengapa ini terjadi?.
Sehebat apapun seseorang manakala jauh dari agama maka tidak adalagi pondasi yang dipegangnya,inilah yang mengakibatkan seseorang mengambil jalan pintas ketika sedang ditimpa masalah.Agama selalu memberikan jalan keluar yang terbaik bagi ummatnya,ia selalu memberikan solusi kepada setiap masalah yang dihadapi setiap pemeluknya.Tapi kita terkadang kita terlalu mendengung-dengungkan ilmu pengetahuan dan melupakan agama maka yang terjadi adalah ketika ilmu pengetahuan tidak bisa memberikan solusi yang terbaik maka yang diambil adalah jalan pintas yang terkadang lebih banyak merugikannya daripada menguntungkannya.
Maka pantas apabila Allah mengingatkan kita sesungguhnya manusia itu diciptakan dalam keadaan keluh kesah kecuali orang-orang yang mau sholat.Sholat dalam arti selalu meyakini bahwa kemmapuan manusia terbatas dan kemampuan Allah tidak terbatas,kita lemah,sedang Allah yang Maha Kuat oleh sebab itu terkadang manusia ditimpa masalah sedikit saja bisa dianggap besar dan tidak bisa menyelasikannya dan akhirnya jalan pintas yang diambilnya.
Siapa pun kita sebagai pendidik apakah guru,orang tua,masyarakat,pemegang kebijakan tentang pendidikan padukanlah antara iptek dengan imtaq,kita tidak hanya butuh anak-anak yang pintar tapi kita juga butuh anak yang cerdas,kita tidak hanya butuh anak yang pandai tapi kita butuh anak yang punya nurani,kita tidak hanya butuh anak yang ber IQ tinggi tapi kita juga butuh anaknya yang ber SQ tinggi.
Hari-hari ini kita mendengar salah satu mahasiswa kita yang sedang belajar di Universitas nanyang Singafur,berusaha melukai profesor pembimbingnya dan setelah itu ia mengakhiri hidupnya dengan cara memotong urat nadinya dan kemudian terjun dari lantai empat yang mengakibat ia meninggal dalam keadaan tragis.Padahal ia salah satu putra terbaik yang telah membawa nama baik bangsa ini,timbul pertanyaan mengapa ini terjadi?.
Sehebat apapun seseorang manakala jauh dari agama maka tidak adalagi pondasi yang dipegangnya,inilah yang mengakibatkan seseorang mengambil jalan pintas ketika sedang ditimpa masalah.Agama selalu memberikan jalan keluar yang terbaik bagi ummatnya,ia selalu memberikan solusi kepada setiap masalah yang dihadapi setiap pemeluknya.Tapi kita terkadang kita terlalu mendengung-dengungkan ilmu pengetahuan dan melupakan agama maka yang terjadi adalah ketika ilmu pengetahuan tidak bisa memberikan solusi yang terbaik maka yang diambil adalah jalan pintas yang terkadang lebih banyak merugikannya daripada menguntungkannya.
Maka pantas apabila Allah mengingatkan kita sesungguhnya manusia itu diciptakan dalam keadaan keluh kesah kecuali orang-orang yang mau sholat.Sholat dalam arti selalu meyakini bahwa kemmapuan manusia terbatas dan kemampuan Allah tidak terbatas,kita lemah,sedang Allah yang Maha Kuat oleh sebab itu terkadang manusia ditimpa masalah sedikit saja bisa dianggap besar dan tidak bisa menyelasikannya dan akhirnya jalan pintas yang diambilnya.
Siapa pun kita sebagai pendidik apakah guru,orang tua,masyarakat,pemegang kebijakan tentang pendidikan padukanlah antara iptek dengan imtaq,kita tidak hanya butuh anak-anak yang pintar tapi kita juga butuh anak yang cerdas,kita tidak hanya butuh anak yang pandai tapi kita butuh anak yang punya nurani,kita tidak hanya butuh anak yang ber IQ tinggi tapi kita juga butuh anaknya yang ber SQ tinggi.
SAKIT
Sakit adalah sesutu yang boleh jadi tidak disenangi oleh setiap orang,baik yang ringan ataupun yang berat.Sakit sesungguhnya adalah peringatan yang ingin Allah berikan kepada ummat manusia,karena jika manusia tidak pernah sakit akan melahirkan sifat sombong yang tidak disukai oleh Allah,seperti yang berlaku pada Fir’aun dikarenakan dia tidak pernah sakit maka mengakulah dirinya sebagai Tuhan.
Sakit adalah ujian yang Allah berikan kepada orangnya yang dikasihi lihatlah bagaimana Nabi Ayub AS diuji oleh Allah dengan sakit yang luar biasa tapi beliau tetap menjadi hamba Allah yang bersyukur.Nabi kita Nabi Muhammad SAW juga pernah sakit bahkan sebelum menghadap Allah diawali dengan sakit dulu dan beliau mengatakan bahwa sakitnya dua kali lipat rasa sakit yang dialami manusia biasa.
Manakala seseorang sakit kemudian dia sabar dengan sakitnya itu maka sesungguhnya sakit itu menjadi penebus dosa-dosa yang telah dia lakukan,dan manakala dia orang yang baik maka sakit itu pertanda dia akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.
Sakit itu ada dua, sakit lahiriyah dan sakit batiniyah atau jasmani dan rohani,sakit jasmani adalah sakit anggota tubuh yang terjadi dikarenakan melemahnya ketahanan tubuh kita akibat adanya virus,atau melemahnya antibodi yang ada pada tubuh seseorang.Maka karena semua orang sebenarnya mempunyai antibodi maka obatnya adalah bagaimana mengembalikan antibodi tersebut.
Tapi ketauhilah sesungguhnya sakit yang menghawatirkan adalah sakit rohani atau bahasa ilmu tasawuf sakit hati.Sakit ini sesungguhnya harus diwaspadai karena tidak nampak tapi akibatnya luar biasa,bukan hanya bagi si penderita tapi bagi orang lainnya.Hati itu terbagi tiga,hati yang terkunci mati,hati yang sakit dan hati yang sehat.Hati yang terkunci mati adalah hati yang tidak bisa disembuhkan kecuali datangnya hidayah Allah SWT,itulah yang Allah firmankan dalan surat Al-baqarah ayat”. Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. Allah Telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup dan bagi mereka siksa yang amat berat”.Yang kedua adalah hati yang sakit,Allah berfirman “. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta”.Yang ketiga adalah hati yang sehat yaitu hati yang selalu berhubungan dengan Allah SWT,hati yang tidak ada kemusyrikan hati yang jauh dari lalai hati yang senantiasa bersyukur,hati inilah yang yang akan datang kepada Allah”kecuali hati yang datang kepadaku dengan selamat”.
Tapi sakit ini jarang sekali mendapat perhatian dari kita padahal akibatnya bukan hanya kesengsaraan di dunia tapi juga di kehidupan yang abadi,padahal obatnya tidak memerlukan uang jutaan rupiah,cukup dengan sholat malam,membaca al-Qur’an,berkumpul dengan orang saleh,puasa sunnah dan dzikir mengingat Allah.
Sakit adalah ujian yang Allah berikan kepada orangnya yang dikasihi lihatlah bagaimana Nabi Ayub AS diuji oleh Allah dengan sakit yang luar biasa tapi beliau tetap menjadi hamba Allah yang bersyukur.Nabi kita Nabi Muhammad SAW juga pernah sakit bahkan sebelum menghadap Allah diawali dengan sakit dulu dan beliau mengatakan bahwa sakitnya dua kali lipat rasa sakit yang dialami manusia biasa.
Manakala seseorang sakit kemudian dia sabar dengan sakitnya itu maka sesungguhnya sakit itu menjadi penebus dosa-dosa yang telah dia lakukan,dan manakala dia orang yang baik maka sakit itu pertanda dia akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.
Sakit itu ada dua, sakit lahiriyah dan sakit batiniyah atau jasmani dan rohani,sakit jasmani adalah sakit anggota tubuh yang terjadi dikarenakan melemahnya ketahanan tubuh kita akibat adanya virus,atau melemahnya antibodi yang ada pada tubuh seseorang.Maka karena semua orang sebenarnya mempunyai antibodi maka obatnya adalah bagaimana mengembalikan antibodi tersebut.
Tapi ketauhilah sesungguhnya sakit yang menghawatirkan adalah sakit rohani atau bahasa ilmu tasawuf sakit hati.Sakit ini sesungguhnya harus diwaspadai karena tidak nampak tapi akibatnya luar biasa,bukan hanya bagi si penderita tapi bagi orang lainnya.Hati itu terbagi tiga,hati yang terkunci mati,hati yang sakit dan hati yang sehat.Hati yang terkunci mati adalah hati yang tidak bisa disembuhkan kecuali datangnya hidayah Allah SWT,itulah yang Allah firmankan dalan surat Al-baqarah ayat”. Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. Allah Telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup dan bagi mereka siksa yang amat berat”.Yang kedua adalah hati yang sakit,Allah berfirman “. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta”.Yang ketiga adalah hati yang sehat yaitu hati yang selalu berhubungan dengan Allah SWT,hati yang tidak ada kemusyrikan hati yang jauh dari lalai hati yang senantiasa bersyukur,hati inilah yang yang akan datang kepada Allah”kecuali hati yang datang kepadaku dengan selamat”.
Tapi sakit ini jarang sekali mendapat perhatian dari kita padahal akibatnya bukan hanya kesengsaraan di dunia tapi juga di kehidupan yang abadi,padahal obatnya tidak memerlukan uang jutaan rupiah,cukup dengan sholat malam,membaca al-Qur’an,berkumpul dengan orang saleh,puasa sunnah dan dzikir mengingat Allah.
Kamis, 19 Februari 2009
Ketika hati menjadi beku
Dalam tubuh manusia ada segumpal darah yang apabila segumpal darah itu bagus maka baguslah semua amal perbuatannya,dan apabila buruk segumpal darah itu maka buruk pulalah seluruh perbuatannya.Hati adalah segumpal darah itu,mengelola hati adalah hal terumit yang dialami manusia,ketika seseorang bisa menaklukan hatinya pada kebaikan maka berbahagialah,tapi manakala hati terus bergejolak dalam keburukan maka beristigparlah,karena sesungguhnya itu pertanda tidak baik bagimu.
Bolak-baliknya hati lebih mudah ketimbang kita membolak balikan kedua belah tangan ini,sungguh berat sekali ketika kita berusaha untuk membawanya kedalam kebaikan.Tapi berbahagialah juga ketika kita meyakaini bahwa masih banyak harapan untuk bisa memperbaiki diri.Semakin kita yakin sesugguhnya hati ini sulit untuk dikendalikan, kemudian kita berusaha untuk terus memperbaikinya maka itu adalah sebuah kebaikan.
Hati yang rusak adalah puncaknya bahaya ketika kita tidak menyadarinya, itulah mala petaka,oleh sebab itu jangan kau palingkan hatimu untuk hal-hal yang tidah baik .ketika engkau masih bisa berbuat kebajikan lakukan itu jangan sampai menunggu hari esok.Karena yakinlah akan firman Allah bahwa kebajikan akan menghapus perbuatan burukmu.Kesadaran akan memiliki hati yang buruk itulah awal kebahagian,dan bisa merubah hati yang buruk menjadi hati yang baik itulah puncak kebahagian.Tidak sedikit orang yang terlampau dicap buruk oleh orang lain pada akhirnya dia bisa berubah dan menggapai kebahagian yang hakiki.Dan tidak jarang orang yang dianggap baik menjadi buruk karena terlalu bangga dengan kebaikannya.
Kebekuan hati akan segera mencair ketika kita ingat kebahagian seorang muslim bukan didunia ini tapi ketika kakinya menginjak surga Allah SWT.
Dalam tubuh manusia ada segumpal darah yang apabila segumpal darah itu bagus maka baguslah semua amal perbuatannya,dan apabila buruk segumpal darah itu maka buruk pulalah seluruh perbuatannya.Hati adalah segumpal darah itu,mengelola hati adalah hal terumit yang dialami manusia,ketika seseorang bisa menaklukan hatinya pada kebaikan maka berbahagialah,tapi manakala hati terus bergejolak dalam keburukan maka beristigparlah,karena sesungguhnya itu pertanda tidak baik bagimu.
Bolak-baliknya hati lebih mudah ketimbang kita membolak balikan kedua belah tangan ini,sungguh berat sekali ketika kita berusaha untuk membawanya kedalam kebaikan.Tapi berbahagialah juga ketika kita meyakaini bahwa masih banyak harapan untuk bisa memperbaiki diri.Semakin kita yakin sesugguhnya hati ini sulit untuk dikendalikan, kemudian kita berusaha untuk terus memperbaikinya maka itu adalah sebuah kebaikan.
Hati yang rusak adalah puncaknya bahaya ketika kita tidak menyadarinya, itulah mala petaka,oleh sebab itu jangan kau palingkan hatimu untuk hal-hal yang tidah baik .ketika engkau masih bisa berbuat kebajikan lakukan itu jangan sampai menunggu hari esok.Karena yakinlah akan firman Allah bahwa kebajikan akan menghapus perbuatan burukmu.Kesadaran akan memiliki hati yang buruk itulah awal kebahagian,dan bisa merubah hati yang buruk menjadi hati yang baik itulah puncak kebahagian.Tidak sedikit orang yang terlampau dicap buruk oleh orang lain pada akhirnya dia bisa berubah dan menggapai kebahagian yang hakiki.Dan tidak jarang orang yang dianggap baik menjadi buruk karena terlalu bangga dengan kebaikannya.
Kebekuan hati akan segera mencair ketika kita ingat kebahagian seorang muslim bukan didunia ini tapi ketika kakinya menginjak surga Allah SWT.
Rabu, 18 Februari 2009
Mendekatlah Aku akan lebih dekat
Kedekatan seorang hamba dengan Allah tergantung dari sejauh mana ia banyak melakukan aktifitas ibadah yang bisa melahirkan kebersihan hati dan kebeningan jiwa yang nampak dalam pola hidup sehari-hari.
Tapi banyak ibadah tidak menjamin seseorang dekat dengan Allah,betapa banyak manusia melakukan aktifitas ibadah tapi justru ia semakin jauh dengan Allah.Kenapa? karena ibadahnya hanya sekedar gugur kewajiban tanpa dibarengi kulaitas yang baik.Kualitas ibadah yang baik didasarkan beberapa hal,yaitu:
Niat,niat adalah unsur pokok ibadah,setiap ibadah dilihat dari niat.Tidak sedikit amalan dunia yang menjadi amalan akhirat karena niat yang baik.Dan tiodak kurang amalan akhirat yang sia-sia karena niat yang salah.Sungguh ironis manakala kita berlaku seperti itu.Niat adalah cermin dari keteguhan dalam melakukan amal,niat yang kokoh akan menyebabkan amalan yang sulit terasa mudah.
Ilmu,ilmu adalah syarat kedua dari ibadah berkualitas,ibadah yang dibarengi ilmu akan menghasilkan kualitas yang luar biasa.Tapi sebaliknya ibadah yang tidak dibarengi ilmu tidak akan membuahkan apapun,setiap ibadah yang tidak dibarengi ilmu maka ibadah itu tertolak tidak diterima.
Ikhlas,syarat yang berikutnya agar ibadah kita berkualitas adalah ikhlas (ibadah hanya karena mengharapkan ridha Allah).Ikhlas is our power,orang yang ikhlas tidak pernah berharap apapun dari ibadahnya kecuali kasih sayang Allah padanya.
Jika ketiga syarat tadi terpenuhi maka ibadah itu akan berkualitas.Ibadah yang berkualitas akan menyebabkan kita dekat dengan Allah.”Jika kau datang kepadaKU dengan berjalan ,AKU datang kepadamu dengan lari-lari kecil.Jika kau datang kepadaKU dengan lari-lari kecil AKU datang kepadamu dengan lari yang cepat.Jika kau datang kepadaKU sedepa,AKU datang kepadamu sehasta.Itulah janji Allah yang akan diberikan kepada orang-orang yang ibadahnya punya kulitas.
Jika hati sudah tertutup,hidayah pun sussah dicari
“kecuali orang yang datang kepadaKU dengan hati yang bersih”.Itulah firman Allah yang mengingatkan kita bahwa yang yang akan m,endapatkan Sa’adah (kebahagian ) adalah orang yang mempunyai hati yang bersih.Kebersihan hati akan mencerminkan prilaku yang baik’kebersihan hati bukan hanya bermanfaat bagi sipemiliknya tapi juga bagi orang lain bahkan bagi penduduk bumi ini.
Tapi teramat sulit memiliki hati yang bersih ini tapi bukan juga sesuatu hal yang mustahil,perlu riyadhoh (latihan) yang mendalam untuk memiliki hati yang bersih ini.Allah mengajarkan kepada kita bahwa hati manusia yang bersih adalah hati yang tidak ternodai oleh perbuatan-perbuatan yang kotor,maksiat dan jauh dari Allah.
Perbuatan itu diantaranya adalah:
Israf (berlebihan) dalam segala hal,Nabi mengajarkan kepada kita untuk hidup sederhana karena sesungguhnya Allah sangat suka kepada orang-orang yang sederhana.Sederhana dalam segala hal.baik pakaian,perbuatan bahkan dalam beribadah sekalipun.Suatu hari nabi pernah menegur sahabat yang ingin puasa selamanya,tahajud selamanya.Nabi bersabda setiap hal itu ada haknya,tubuh kita ada haknya,mata kita ada haknya,bahkan isteri kita ada haknya,sebgaimana Abu Dzar pernah di tegur oleh Khlifah Umar Ibn Al-Khatab.Termasuk tidak boleh berlebihan ketika kita menggunakan air wudhu untuk sholat,sederhana saja karena Allah tidak suka orang yang berlebihan.
Tabdzir(boros),Allah pun mengingatkan kepada kita janganlah boros,karena orang yang boros itu adalah temannya syetan dan syetan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.Harta adalah amanah dari Allah kepada kita oleh sebab itu janganlah kita boros dalah mentasaraupkan harta,sekalipun dalam hal kebaikan seperti berinfak .Allah berfirman Ibadurrahman itui dalah orang yang menginfakkan hartanya tidak boros sekaligus tidak pelit.
Gibah(menggunjing).Membicarakan keburukan orang lain termasuk hal yang bisa membuat hati kita kotor,oleh sebab itu Allah mengingatkan kita sangant keras janganlah engkau menggujing karena diumpamakan seperti orang yang memakan banngkai saudarnya.
Fitnah,fitnah lebih kejam dari pembunuhan,itulah peringatan Allah kepada kita maka jangan sekali-kali kita berlaku seprti itu,kembangkan sifat husnudzan kepada orang lain daripada su’udzan.Sebagai seorang muslim yang baik kita akan selalu punya sikaf ini,karena walaupun kita melihat keburukan orang lain ketika kita sanggup untuk tidak membicarakannya itu adalah lebih baik.Barang siapa yang menutupi keburukan orang muslim Allah akan menutupi keburukan ia di dunia dan di akhirat.
Inilah empat sifat dari sekian banyak sifat tercela yang bisa menutup hati kita hingga tidak bersih lagi kalau sudah begitu hati kita menjadi kotor,kalau hati kita kotor maka hidayah pun susah di cari.Naudzubillah.
Kedekatan seorang hamba dengan Allah tergantung dari sejauh mana ia banyak melakukan aktifitas ibadah yang bisa melahirkan kebersihan hati dan kebeningan jiwa yang nampak dalam pola hidup sehari-hari.
Tapi banyak ibadah tidak menjamin seseorang dekat dengan Allah,betapa banyak manusia melakukan aktifitas ibadah tapi justru ia semakin jauh dengan Allah.Kenapa? karena ibadahnya hanya sekedar gugur kewajiban tanpa dibarengi kulaitas yang baik.Kualitas ibadah yang baik didasarkan beberapa hal,yaitu:
Niat,niat adalah unsur pokok ibadah,setiap ibadah dilihat dari niat.Tidak sedikit amalan dunia yang menjadi amalan akhirat karena niat yang baik.Dan tiodak kurang amalan akhirat yang sia-sia karena niat yang salah.Sungguh ironis manakala kita berlaku seperti itu.Niat adalah cermin dari keteguhan dalam melakukan amal,niat yang kokoh akan menyebabkan amalan yang sulit terasa mudah.
Ilmu,ilmu adalah syarat kedua dari ibadah berkualitas,ibadah yang dibarengi ilmu akan menghasilkan kualitas yang luar biasa.Tapi sebaliknya ibadah yang tidak dibarengi ilmu tidak akan membuahkan apapun,setiap ibadah yang tidak dibarengi ilmu maka ibadah itu tertolak tidak diterima.
Ikhlas,syarat yang berikutnya agar ibadah kita berkualitas adalah ikhlas (ibadah hanya karena mengharapkan ridha Allah).Ikhlas is our power,orang yang ikhlas tidak pernah berharap apapun dari ibadahnya kecuali kasih sayang Allah padanya.
Jika ketiga syarat tadi terpenuhi maka ibadah itu akan berkualitas.Ibadah yang berkualitas akan menyebabkan kita dekat dengan Allah.”Jika kau datang kepadaKU dengan berjalan ,AKU datang kepadamu dengan lari-lari kecil.Jika kau datang kepadaKU dengan lari-lari kecil AKU datang kepadamu dengan lari yang cepat.Jika kau datang kepadaKU sedepa,AKU datang kepadamu sehasta.Itulah janji Allah yang akan diberikan kepada orang-orang yang ibadahnya punya kulitas.
Jika hati sudah tertutup,hidayah pun sussah dicari
“kecuali orang yang datang kepadaKU dengan hati yang bersih”.Itulah firman Allah yang mengingatkan kita bahwa yang yang akan m,endapatkan Sa’adah (kebahagian ) adalah orang yang mempunyai hati yang bersih.Kebersihan hati akan mencerminkan prilaku yang baik’kebersihan hati bukan hanya bermanfaat bagi sipemiliknya tapi juga bagi orang lain bahkan bagi penduduk bumi ini.
Tapi teramat sulit memiliki hati yang bersih ini tapi bukan juga sesuatu hal yang mustahil,perlu riyadhoh (latihan) yang mendalam untuk memiliki hati yang bersih ini.Allah mengajarkan kepada kita bahwa hati manusia yang bersih adalah hati yang tidak ternodai oleh perbuatan-perbuatan yang kotor,maksiat dan jauh dari Allah.
Perbuatan itu diantaranya adalah:
Israf (berlebihan) dalam segala hal,Nabi mengajarkan kepada kita untuk hidup sederhana karena sesungguhnya Allah sangat suka kepada orang-orang yang sederhana.Sederhana dalam segala hal.baik pakaian,perbuatan bahkan dalam beribadah sekalipun.Suatu hari nabi pernah menegur sahabat yang ingin puasa selamanya,tahajud selamanya.Nabi bersabda setiap hal itu ada haknya,tubuh kita ada haknya,mata kita ada haknya,bahkan isteri kita ada haknya,sebgaimana Abu Dzar pernah di tegur oleh Khlifah Umar Ibn Al-Khatab.Termasuk tidak boleh berlebihan ketika kita menggunakan air wudhu untuk sholat,sederhana saja karena Allah tidak suka orang yang berlebihan.
Tabdzir(boros),Allah pun mengingatkan kepada kita janganlah boros,karena orang yang boros itu adalah temannya syetan dan syetan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.Harta adalah amanah dari Allah kepada kita oleh sebab itu janganlah kita boros dalah mentasaraupkan harta,sekalipun dalam hal kebaikan seperti berinfak .Allah berfirman Ibadurrahman itui dalah orang yang menginfakkan hartanya tidak boros sekaligus tidak pelit.
Gibah(menggunjing).Membicarakan keburukan orang lain termasuk hal yang bisa membuat hati kita kotor,oleh sebab itu Allah mengingatkan kita sangant keras janganlah engkau menggujing karena diumpamakan seperti orang yang memakan banngkai saudarnya.
Fitnah,fitnah lebih kejam dari pembunuhan,itulah peringatan Allah kepada kita maka jangan sekali-kali kita berlaku seprti itu,kembangkan sifat husnudzan kepada orang lain daripada su’udzan.Sebagai seorang muslim yang baik kita akan selalu punya sikaf ini,karena walaupun kita melihat keburukan orang lain ketika kita sanggup untuk tidak membicarakannya itu adalah lebih baik.Barang siapa yang menutupi keburukan orang muslim Allah akan menutupi keburukan ia di dunia dan di akhirat.
Inilah empat sifat dari sekian banyak sifat tercela yang bisa menutup hati kita hingga tidak bersih lagi kalau sudah begitu hati kita menjadi kotor,kalau hati kita kotor maka hidayah pun susah di cari.Naudzubillah.
Senin, 16 Februari 2009
Ciri-ciri Hamba Allah yang tersayang(Al-Furqan ayat 63-77)
63. Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.
64. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka[1072].
65. Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan Kami, jauhkan azab Jahannam dari Kami, Sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal".
66. Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.
67. Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.
68. Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),
69. (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan Dia akan kekal dalam azab itu, dalam Keadaan terhina,
70. Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
71. Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, Maka Sesungguhnya Dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.
72. Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.
73. Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat- ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang- orang yang tuli dan buta.
74. Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada Kami isteri-isteri Kami dan keturunan Kami sebagai penyenang hati (Kami), dan Jadikanlah Kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
75. Mereka Itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang Tinggi (dalam syurga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan Ucapan selamat di dalamnya,
76. Mereka kekal di dalamnya. syurga itu Sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.
77. Katakanlah (kepada orang-orang musyrik): "Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadat kepada-Nya), Padahal kamu sungguh telah mendustakan-Nya? karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu)".
64. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka[1072].
65. Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan Kami, jauhkan azab Jahannam dari Kami, Sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal".
66. Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.
67. Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.
68. Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),
69. (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan Dia akan kekal dalam azab itu, dalam Keadaan terhina,
70. Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
71. Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, Maka Sesungguhnya Dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.
72. Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.
73. Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat- ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang- orang yang tuli dan buta.
74. Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada Kami isteri-isteri Kami dan keturunan Kami sebagai penyenang hati (Kami), dan Jadikanlah Kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
75. Mereka Itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang Tinggi (dalam syurga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan Ucapan selamat di dalamnya,
76. Mereka kekal di dalamnya. syurga itu Sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.
77. Katakanlah (kepada orang-orang musyrik): "Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadat kepada-Nya), Padahal kamu sungguh telah mendustakan-Nya? karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu)".
Minggu, 08 Februari 2009
Jangan pernah mencela
Kebanyakan manusia lebih pandai mencela daripada memuji,lebih pandai melihat kekurangan orang daripada kelebihan orang,lebih pandai memaki dari pada memuji.Padahal kita dilarang Allah supaya jangan mencaci,memaki,menghina ataupun merendahkan orang lain.Orang yang baik bukanlah orang yang pandai mengevaluasi keburukan orang,orang yang baik adalah orang yang mampu melihat kekurangan diri sendiri.
Mampu melihat kekurangan diri sendiri adalah prestasi yang luar biasa dikarenakan akan memberikan andil dalam perubahan hidup kedepan,bukankah orang yang cerdas tidak akan masuk kedalam lobang yang sama.Sementara kebanyakan kita hanya pandai mencela orang lain tanpa bisa memberikan solusi supaya orang itu lebih baik.
Hentikan perbuatan itu karena tidak akan memberikan manfaat apapun kepada kita selain keburukan.
Mampu melihat kekurangan diri sendiri adalah prestasi yang luar biasa dikarenakan akan memberikan andil dalam perubahan hidup kedepan,bukankah orang yang cerdas tidak akan masuk kedalam lobang yang sama.Sementara kebanyakan kita hanya pandai mencela orang lain tanpa bisa memberikan solusi supaya orang itu lebih baik.
Hentikan perbuatan itu karena tidak akan memberikan manfaat apapun kepada kita selain keburukan.
Jumat, 06 Februari 2009
Jangan pernah kikir
Ketika manusia dihadapkan pada masalah harta ia akan selalu bilang ini milik saya di karenakan hasil jerih payah saya.Perkataan seperti itu sepertinya logis,masuk akal.Tapi persoalannya adalah ketika berfikir lebih lanjutnya siapakah sebenarnya dibalik usaha manusia itu,orang yang beriman akan selalu sampai pada sebuah keputusan yang haikiki yaitu semuanya tidak terlepas dari kekuasaan yang mencipta selururuh kehidupan,yaitu ALLAH SWT.
Maka ketahuilah apabila kita kikir sesungguhnya kita kikir pada yang memberikan yaitu Allah,apabila kita kikir pada Allah sesungguhnya kita kikir pada didri sendiri,harta adalah amanah yang Allah titipkan kepada kita,semakin kita banyak menolong orang maka semakin banyak Allah memberi kita.
Sesungguhnya Dialah yang meluaskan rizki kita,Dia juga yang menyempitkan rizki kita oleh sebab itu jangan pernah takut miskin ketika kita tidak punya apa-apa dan jangan sombong ketika kita sedang berada diatas
Maka ketahuilah apabila kita kikir sesungguhnya kita kikir pada yang memberikan yaitu Allah,apabila kita kikir pada Allah sesungguhnya kita kikir pada didri sendiri,harta adalah amanah yang Allah titipkan kepada kita,semakin kita banyak menolong orang maka semakin banyak Allah memberi kita.
Sesungguhnya Dialah yang meluaskan rizki kita,Dia juga yang menyempitkan rizki kita oleh sebab itu jangan pernah takut miskin ketika kita tidak punya apa-apa dan jangan sombong ketika kita sedang berada diatas
Langganan:
Postingan (Atom)
